Dari Indonesia kepada dunia

 

Penulis: Ria Dwi Agustina, MSc Student, Psychiatric Research, King’s College London, UK

IMG_6257ERWBUZ87

IMG_634779ZY5OO2

Photo credit : Sri Suryani

Citizen6, London Perayaan Idul Fitri di Inggris masih berlanjut, Mayor of London mengadakan Festival Idul Fitri pada tanggal 25 Juli 2015 yang bertempat di Trafalgar Square, London. Pelajar Indonesia di London turut berpartisipasi menghadirkan Tari Saman dalam festival yang dipadati oleh tak kurang dari 10.000 pengunjung.

Tim tari saman yang terdiri dari 9 mahasiswa yang sedang menempuh master dan PhD program di London ini, mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan Tari Saman kepada warga dunia yang mengunjungi Trafalgar Square yang merupakan salah satu pusat lokasi wisata di London, Inggris.

Panitia dari Festival Idul Fitri ini pun menyatakan kagum akan tarian tradisional Indonesia yang berasal dari Aceh ini.

Kegiatan ini juga diramaikan dengan hadirnya food stall dan cultural stand yang diikuti oleh berbagai negara muslim di dunia seperti Qatar, Turkish, Morocco, South Asia, Malaysia, Egypt, Lebanon, Arabic, Brunei Darussalam, dan juga Indonesia yang diwakili oleh Hello Indonesia dan Little Bandung.

Tak hanya hidangan halal yang tersedia dalam festival idul ftri yang telah diadakan ke-10 kalinya ini, pengunjung pun dapat menikmati live performance musik, peragaan busana, pameran kaligrafi, dan juga face-painting untuk anak-anak.

Persiapan Keberangkatan ke UK

 

Penulis: Dewi Nur Aisyah, Epidemiology, University College London

Mencoba menulis ringkas terkait dengan persiapan study ke luar negeri. Karena sudah ada beberapa orang yang menanyakan, ada baiknya saya tuliskan agar dapat menjadi pertimbangan dan masukan bagi banyak teman2 semua, step by step ini mencakup bagi kaum single, couple, maupun triple 😀 .

Bagian pertama dari notes ini adalah bagi mereka yang merasa “Saya ingin kuliah deh ke LN” dan masih bingung darimana untuk memulainya. Berikut adalah step by step persiapan yang harus dilakukan:

1. MANTAPKAN NIAT
Ini adalah langkah awal dari semua aktivitas. Yups, NIAT! Saya yakin bahwa mereka yang berhasil melanjutkan sekolah ke LN adalah mereka yang memang benar2 niat, kalau cuma niat2an atau setengah niat kemungkinan besar akan menyerah kalah dengan rintangan2 sebelum akhirnya sampai di tujuan. Jadi, kalau qm benar2 ingin sekolah di LN, pastikan memiliki niat yang kuat, kesungguhan (Jiddiyah), serta kemauan. Kalimat ini bisa diterjemahkan: “meskipun ujian IELTS/TOEFL terasa teramat sulit, dapetin surat rekomendasi agak malu2 dan ngebingungin, nulis motivation letter serasa ga dapet inspirasi, sekarang saya sudah berkeluarga bahkan sudah punya anak 1 atau 2, itu semua bukan alasan untuk mundur!!!”

2. TENTUKAN UNIVERSITAS
Setelah memiliki niat yang kuat, mulailah bergerak! Step pertama yaitu mengetahui INGIN DIMANA KAMU BERSEKOLAH & JURUSAN APA. Kalau saya boleh tambahkan, pertanyaan akhirnya adalah “Kamu ingin menjadi apa di akhir studi nanti? Ingin memberikan sumbangsih apa bagi bangsa di akhir kuliah nanti?” Dengan menjawab pertanyaan itu, secara garis besar qm sudah menjawab salah satu misi hidup dan menuliskan bagian dari life plan kamu. Langkah selanjutnya adalah mencari universitas mana saja di dunia yang memiliki peringkat terbaik di bidang tsb. Kalau memang bidang tsb lebih jago di Indonesia, ndak perlu qt kekeuh kuliah di LN. Kalau bagi saya, jika kita ingin kuliah di LN, pastikan departemen & univ yg qt tuju memiliki ranking lebih baik dari semua universitas yg ada di Indonesia. Sebagai rekomendasi, mungkin bisa di cek di “QS World Ranking”, bisa dilihat secara general atau langsung per bidang. Tips selanjutnya adalah, pastikan qt mencatat beberapa list universitas tujuan qt, minimal 5 deh, mulai dr yang paling optimis hingga yg paling realistis 😀

3. PERSIAPKAN DOKUMEN
Setelah mengetahui “calon” universitas qt mana saja, silahkan langsung googling dan surfing jurusan yang qt cari tsb, apa saja entry requirement-nya, bagaimana prosedurnya, dan yang paling penting kapan deadline submission-nya. Biasanya universitas di UK membuka 1x pendaftaran di bulan September sbg tahun ajaran baru, namun ada jg beberapa jurusan yg menerima mahasiswa baru di spring term (Januari/April).

Tips dari saya, buat table excel, masukkan detail per universitas. Berdasarkan pengalaman saya mendaftar di beberapa universitas di UK dan Eropa, kebanyakan mereka hanya meminta online submission which is sangat mempermudah qt. Tugas qt hanya scan semua dokumen lalu mengirimkan di portal resmi universitas tujuan. Tinggal menunggu hasil kira2 sekitar 4-8 minggu. Biasanya qt diminta mengisi identitas diri di portal resmi universtas, kurang lebih seperti meng-copas CV, menuliskan detail education, occupation, apakah ada publikasi, dll. Di akhir aplikasi, qt akan diminta untuk submit scan beberapa dokumen seperti: Ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, proof of English proficiency (IELTS/TOEFL/GMAT), dan motivation letter.

Tips lainnya adalah pastikan setelah lulus kuliah, qt menyiapkan banyak semua dokumen diri penting untuk ditranslasi oleh sworn translator (penerjemah tersumpah). Dulu setelah lulus saya dgn rajinnya mentranslate ijazah, cumlaude certificate, KTP, KK, dan akte lahir sekaligus, jadi ndak akan repot di akhir jika dokumen2 tsb diperlukan (dan memang diperlukan, either dlm aplikasi univ maupun visa).

4. TES IELTS/TOEFL
Proof of English proficiency pasti akan selalu diperlukan jika qm ingin kuliah ke LN, terutama Eropa, Amerika, dan Australia. Bentuk lazimnya adalah TOEFL atau IELTS, sedangkan untuk ke Amerika biasanya mereka juga menanyakan sertifikat GRE atau GMAT. Perlu dicatat bahwa proof of English proficiency ini haruslah yang terdaftar legal internasional, jarang diperbolehkan submit dalam bentuk institutional atau provisional test.

Lembaga penyelenggara TOEFL internasional untuk Indonesia adalah The Indonesian International Education Foundation (IIEF) yang berkantor di Menara Imperium Jln. H.R. Rasuna Said, Kuningan Jakarta 12980 no. telepon (021) 8317330. Untuk biaya yang dikeluarkan tahun 2014 kemarin sekitar $180 atau bervariasi di setiap tempat. Untuk informasi lebih jelasnya bisa dibuka websitenya di http://www.ets.org.

Kalau saya pribadi dahulu mengambil tes IELTS. Format tes IELTS terdiri dari listening, reading, speaking, dan writing. Tes ini terbagi menjadi dua modul, yaitu academic dan general training. Bagi kalian yang ingin melanjutkan kuliah di LN tentu akan memilih academic test. Listening test berlangsung sekitar 30 menit, reading test 60 menit, writing test 60 menit, dan speaking test 11-14 menit. Penyelenggara IELTS di Indonesia antara lain IDP dan IALF. Biaya untuk mengikuti tes IELTS tahun 2014 adalah sekitar USD 195. Untuk informasi lebih jelasnya bisa membuka website http://www.idp.com/indonesiaatau http://www.ielts.org.

Tips terkait dgn tes IELTS, kalau kalian sudah memiliki basic English yg mumpuni, hal yang diperlukan selanjutnya adalah mempelajari tipe soal IELTS/TOEFL, banyak2 latihan soal (bisa online atau cari yg e-book), serta rajin2 dengerin dialog Bahasa Inggris agar telinga qt lebih peka dengan aksen native speaker yg beragam (paling gampang dgn dengerin film Bahasa Inggris tanpa terjemah/subtitle). Kalau saya dulu menyempatkan diri untuk mengikuti les persiapan IELTS yg diadakan selama 5 hari dari IDP, karena memang butuh “dipaksa” untuk nyempatin belajar, hehe, hitung2 latihan langsung dgn native speaker nya. Tes persiapan ini tujuannya murni agar membiasakan qt dgn tipe2 soal IELTS serta kisi2 menyiasatinya, selain itu qt jg langsung akan praktek seperti sedang ujian IELTS dan dinilai kemampuan yg saat ini qt miliki. Alhamdulillaah lumayan membantu, tahun 2014 lalu biayanya sekitar 1,3jt untuk 5 hari kelas.

5. SURAT REKOMENDASI (RECOMMENDATION LETTER)
Nah… untuk surat rekomendasi yang harus diperhatikan adalah SIAPA orang yg akan qt minta untuk memberikan rekomendasi dan bagaimana FORMAT nya. Biasanya yg diminta adalah 1) Orang yang sudah lama mengenal karakter kerja qt (bisa atasan di tempat kerja) 2) Orang yg dapat memberikan rekomendasi kinerja akademis qt (baiknya seorang professor atau minimal Doktor, bisa Pembimbing Skripsi, dekan, ketua jurusan/dept atau tutor) 3) Ketua lembaga organisasi profesi yg qt ikuti. Untuk formatnya, setiap univ memiliki cara yg berbeda, ada yang langsung meminta kpd pemberi rekomendasi dan pemberi rekomendasi mengisi form rekomendasi secara online, atau bentuk surat rekomendasi bebas. Untuk yg format nya bebas ini saran saya adalah 1) Minta persetujuan orang yg qt anggap tepat untuk memberikan rekomendasi 2) Buatkan draft rekomendasi terlebih dahulu 3) Biarkan sang pemberi rekomendasi untuk mereview draft yg sudah qt buat 4) Setelah disetujui bisa dmintai ttd. Saran saya ketika membuat recommendation letter qt siapkan jg format yg masih umum, biasanya diawali dgn TO WHOM IT MAY CONCERN, tanpa menyebutkan univ yg dituju sehingga ndak merepotkan sang pemberi rekomendasi ketika qt secara tak terduga harus mendaftar ke univ lainnya.

6. ESSAY/MOTIVATION LETTER/COVER LETTER
Ini juga bagian yg cukup penting. Kadang ditanyakan tapi banyak juga yg ndak menanyakan. Ada juga beberapa orang yang pernah menanyakan essay yang sudah pernah saya buat. Saran saya adalah WRITE ON YOUR OWN. Maksudnya disini ga pure buat njelimet bagi mereka yg masih takut2 nulis Bahasa Inggris. Kalo qm merasa kesulitan, step paling mudahnya adalah 1) Googling dgn keywords “recommendation letter university” 2) Amati pola/struktur contoh2 yg ada di Google 3) Coba cuplik bagian2 yg menurut kalian terbaik dr banyak contoh 4) Susun kembali dgn menyesuaikan your background. Kurleb menerapkan metode ATM (Amati, Tiru, Modifikasi).

Point2 penting yg ada dalam recommendation letter adalah a) Menjelaskan posisi pemberi rekomendasi itu siapa, bgmn dya mengenal qm, sudah berapa lama, dalam kapasitasnya sbg apa b) Review kinerja, karakteristik, pencapaian akademis yg qm miliki c) Bisa juga beberapa project/penelitian/award terbaik yg pernah qm dapatkan sbg penguat statement rekomendasi d) Harapan yg dicapai jika qm bisa melanjutkan studi e) Encouragement statement yg menyatakan klo qm layak untuk diterima sbg mahasiswa S2 di univ tsb. Jangan khawatir dgn WRITER’S BLOCK, kebanyakan orang TAKUT atau MALAS memulai sehingga end up dgn copas milik orang lain. Saran saya adalah MEMAKSAKAN diri untuk membuat DRAFT, sehingga nilainya lebih orisinil dan bermakna. The key to create recommendation letter is PUSH YOURSELF TO START WRITING!!

7. APPLY BEASISWA
Ini adalah step yg sangat penting bagi mereka yang membutuhkan dana untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yg lebih tinggi, terutama di LN, contohnya adalah saya 😀 Setelah qm apply universitas ataupun belum, mulailah hunting dgn program2 beasiswa yg ada di sekitar. Sumber beasiswa itu terbagi dalam 3 kategori (menurut dw), dari pemerintah Indonesia, dari internasional atau dari universitas yang dituju. Beasiswa pemerintah Indonesia yang bisa diberdayakan sekarang adalah Beasiswa Unggulan DIKTI atau LPDP. Kalau sumber internasional seperti Chevening, ADS, Fullbright, Monbugakusho, dll. Ada juga cara lain yaitu mendapat beasiswa dari univ yang qt tuju. Infonya biasanya ada di website universitasnya yang ditujukan untuk mahasiswa internasional. Setelah mengetahui beasiswa mana yg akan qt apply (boleh koq lebih dari 1), pastikan qt pantau jadwal pendaftaran dan persyaratan yg dibutuhkan. Persyaratannya mirip2 koq dgn apply universitas, biasanya ada tambahan essay atau motivation letter. Mengenai Beasiswa Presiden Republik Indonesia (BPRI) yg dikelola oleh LPDP bisa diintip deskripsi singkatnya di notes saya yg inihttps://dewinaisyah.wordpress.com/2014/11/19/beasiswa-presiden-republik-indonesia-bpri-an-awardee-note/

Last question… Kalau saya SUDAH MENIKAH bahkan SUDAH MEMILIKI ANAK, apa mungkin saya masih bisa lanjut kuliah S2 di luar negeri?

Jawabannya tergantung dari seberapa kuat keinginan qm untuk lanjut menuntut ilmu serta keputusan bersama dari pasangan. Karena pastinya, keputusan ini akan berimbas pd banyak hal, mulai dari pekerjaan, keuangan, waktu dan kebersamaan. Jika memang sudah menjadi kesepakatan bersama, insya Allah banyak kemudahan akan datang meskipun kalian tengah mengambil jalan yg begitu “menantang”. Saya menemui banyak teman yang sudah punya anak sedang sekolah S2 dan S3 disini, bahkan hamil dan melahirkan di tengah studi. Selain itu, ada juga yg anaknya sudah 2, 3 bahkan 4. Semua lahir dari komitmen, dan selalu yakinlah, buah keberhasilan baru dapat dituai setelah bibit ikhtiar dan perjuangan ditanam.

Sekian dulu part 1 ini ditulis, next notes akan detail membicarakan step by step setelah mendapat beasiswa dan menyiapkan keberangkatan menuju UK, terutama hal-hal tricky bagi couples dan yang membawa anak. Jika ada hal yang lupa saya sampaikan, silahkan bertanya di komen ya, insya Allah dengan senang hati akan menjawab kalau memang tahu jawabannya. Semoga bermanfaat! ^_^

Penulis: Dewi Nur Aisyah, Epidemiology, University College London

study in uk

“Saya mau kuliah di LN dan saya sudah mendapat beasiswa, apa yg harus saya persiapkan untuk study di UK? Bagaimana jika saya sudah berkeluarga dan akan membawa pasangan dan anak saya?”

Jika kamu termasuk ke dalam orang-orang yang sedang berpikir sebagaimana di atas, part 2 note ini mencoba membantu menggambarkan step by step persiapan sebelum akhirnya kamu officially migrasi ke UK. UK merupakan sebuah negara maju dan memiliki persyaratan migrasi yang berbeda dgn negara2 Eropa lainnya. Berikut adalah step by step persiapannya.

1. TBC SCREENING TEST
Tes TB merupakan persyaratan wajib untuk mengajukan visa ke UK. Caranya mudah, UKBA bekerjasama dan telah menunjuk Rumah Sakit tertentu yang sertifikasi TB nya diterima oleh UK, yaitu:

1) RS Premier Jatinegara, Jl. Raya Jatinegara Timur No. 85-87, Jakarta 13310. Telp. (021) 2800-888
2) RS Premier Bintaro, Jl. MH Thamrin Blok B3 No.1, Sektor 7 Kawasan Niaga – Bintaro Jaya, Tangerang 15224, Telp. (021) 745-5500/600
3) BIMC Hospital Kuta, Jln. Bypass Ngurah Rai 100 X Kuta 80361, Bali. Telp. 02361-761263

Caranya mudah:
a) Telepon ke RS tsb, lalu buat appointment untuk TBS Screening Test dalam rangka pembuatan visa ke UK
b) Setelah mendapatkan appointment, silahkan datang dengan membawa passport, KTP, dan foto berwarna ukuran 4×6 sebanyak 2 buah. Bagi yang membawa anak, ditambahkan dengan membawa akte kelahiran.
c) Sesuai dengan waktu appointment, silahkan datang, mengisi berkas, kemudian rongtsen TBC bagi dewasa sedangkan bagi anak2 hanya diperiksa kesehatan oleh dokter setempat. Kurang lebih proses ini memakan waktu 1 jam per orang, pengalaman saya untuk 2 tes TB dewasa dan 1 anak, memakan waktu sekitar 2-3 jam.
d) Hasil sudah dapat diambil 2-3 hari kerja setelah tes.
e) Untuk biaya, bagi orang dewasa Rp 555.000 dan anak-anak Rp 385.000 (Silahkan cek lagi update harganya ya).

2. VISA
a) Pengajuan visa ke UK dilakukan secara online ke VFS Indonesia di websitehttp://www.vfsglobal.co.uk/indonesia/. Silahkan membaca detail persyaratan dan jenis visa yg digunakan di web itu kemudian apply visa online di https://www.visa4uk.fco.gov.uk/

b) Bagi pelajar memilih STUDY – PBS TIER 4 STUDENT, bagi pasangan (dependent) yang ikut ke UK memilih visa STUDY – PBS TIER 4 STUDENT/TIER 4 (GENERAL) DEPENDENT PARTNER dan bagi yang membawa anak memilih visa STUDY – PBS TIER 4 STUDENT/TIER 4 (GENERAL) DEPENDENT CHILD

c) Setelah sign up (membuat akun aplikasi visa), dilanjutkan dengan mengisi form secara online yg kemudian form ini disubmit dan diprint untuk dibawa saat ke kantor VFS. Form dan guideline bagi student bisa dilihat disini disini dan bagi dependent disini.

d) Setelah mengisi formulir dan mendaftar secara online, pembayaran visa juga dilakukan secara online. Biaya untuk visa student dan dependent adalah GBP 322 atau sekitar Rp 6,200,000. Jadi jika saya apply visa untuk saya (student) membawa suami (dependent) dan 1 anak (dependent child), biaya yang diperlukan untuk aplikasi visa adalah 6,2 juta dikali 3 orang atau Rp 18,6 juta.

e) Setelah membayar online, kemudian kita membuat appointment untuk pengambilan biometrik (sidik jari, foto, dan wawancara). Untuk membuat appointment bisa dilakukan dihttp://www.vfsglobal.co.uk/indonesia/book_appointment.html

f) Saran saya jika mau berangkat di bulan September, sudah siap2 daftar visa dari 2 bulan sebelumnya karena bisa dipastikan jadwal appointment sudah akan penuh mendekati bulan September.

g) Selanjutnya tinggal datang untuk pengambilan biometrik di kantor VFS Global, lokasinya adalah
– VFS Global visa application centre , Kuningan City Mall, 2nd Floor
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 18 – Setiabudi, Kuningan Jakarta – 12940
Indonesia No. Telp. 00180 3020 8469 atau
– VFS Global visa application centre,
Benoa Square, 3rd Floor No. 7-9.3/A
Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai No 21A
Kedonganan Kuta, Bali – 80361, Indonesia

h) Pastikan kamu membawa seluruh dokumen yang dibutuhkan untuk apply visa, yaitu
– Appointment letter
– Application form online yg sudah diprint (baik student maupun dependent)
– Print out application online
– Passport (student, partner dan anak), baik lama dan baru
– Akte lahir asli dan yang sudah diterjemahkan oleh sworn translator
– Kartu keluarga asli dan yang sudah diterjemahkan oleh sworn translator
– Guarantee Letter dari Sponsor, dan/atau
– Bank statement/bukti rekening koran yang menunjukkan nominal minimal uang mengendap selama 28 hari.

Jika Guarantee letter kamu tidak menanggung keluarga (family allowance), maka kamu harus menunjukkan bukti uang mengendap sejumlah GBP 615 x 9 bulan = GBP 5535 per orang untuk inner London. Sedangkan untuk iuter London GBP 460 x 9 bulan = GBP 4140 per orang. Contoh: Jika saya membawa suami dan 1 anak ke London, maka saya memiliki 2 dependent, dana yg diperlukan adalah 2 dependent x GBP 615 x 9 bulan = GBP 11.070 atau Rp 213,700,000 mengendap minimal 28 hari di dalam tabungan. Maka saran saya bagi yang membawa pasangan dan anak, agar Guarantee Letter nya menyebutkan untuk memberi family allowance sejumlah anggota keluarga yang dibawa.
– LoA (Letter of Acceptance (bagi student), menyatakan waktu mulai studi, course details.
– CAS (bagi student)
– ATAS Clearance Certificate (bagi mahasiswa S3/PhD)
– IELTS, list of English test yg di approve UKBA (update tgl 5 April 2015) dpt dilihat disini
– Bawalah seluruh dokumen asli maupun fotocopy-nya

i) Pada saat hari appointment di VFS, kita akan mengantri dan seluruh dokumen akan dicek. Setelah mendapat giliran untuk biomentrik dan foto, kita akan diminta wawancara. Biasanya bagi yang membawa keluarga hanya student ybs yg diminta untuk mengikuti wawancara.

j) Wawancara dilakukan secara online via skype. Akan ada seorang examiner yang menanyakan pertanyaan umum kenapa kita mau ke UK, kenapa memilih sekolah di UK, ambil jurusan apa, akan dengan siapa kesana, kapan selesai studi, dst. Intinya beliau hanya mereview kebenaran aplikasi visa kita untuk bersekolah di UK.

k) Waktu penyerahan dokumen adalah Senin – Jum’at pukul 07.00 – 14.00 sedangkan waktu pengambilan visa adalah Senin – Jumat pukul 07.00 – 15.00.

l) Aplikasi visa diproses selama 2 minggu hingga 1 bulan. Notifikasi jika visa kita sudah keluar juga akan dikirimkan via email.

m) Visa dapat diambil kembali di kantor VFS

n) URGENT MATTER: Berhubung kemarin saya ke Inggrisnya mendesak atau mepet, jadilah saya mengambil opsi VISA PRIORITY. Apa itu Visa Priority? Jadi visa qt dipastikan sudah dapat keluar setelah 3-5 hari kerja. Caranya adalah pada saat datang ke kantor VFS, saat pemeriksaan dokumen qt minta untuk mengambil visa priority. Biayanya adalah 2,1 juta per applicant, jadi karena kemarin saya daftar 3 visa, kena tambahan fee 6,3 juta. Konsekuensinya visa cepat jadi tapi dokumen asli belum dapat diambil, dokumen asli baru dapat diambil setelah 2 minggu.

3. AKOMODASI
Nah ketika mengisi form pengajuan visa secara manual, kita juga diminta untuk mengisi dimana alamat qt akan tinggal. Saran saya sejak jauh2 hari sebelum hari keberangkatan ke Inggris, mulai carilah tempat tinggal yang kamu sukai.

a) Bagi single
Opsi pertama untuk single adalah Dormitory Kampus. Biasanya cukup murah bagi single, dari kisaran GBP 110 per week atau GBP 550, 650, hingga 850 per month di London. Untuk luar London kisaran GBP 300-500 per month. Opsi lainnya adalah tinggal di sharing house, mulai dari GBP 400 per month di London dan GBP 350 untuk luar London. Pilihan tempat tinggal lainnya adalah flat atau studio, tapi harganya lumayan mahal jika di London, kisaran GBP 850-1200 per month.

b) Bagi couple
Jika kamu adalah student yg membawa pasangan, opsi terbaiknya adalah tinggal di sharing house dgn double bedroom. Kisaran harga di London rata2 GBP 500-600 per month, sedangkan luar London GBP 400-500 per month. Pilihan lainnya jika ingin lebih private adalah tinggal di studio atau flat dengan harga kisaran GBP 850-1200 per month.

c) Bagi triple (pasangan dengan 1 anak)
Bagi yang sudah memiliki anak, baik batita atau balita sudah mulai agak tricky. Jika masih baby, bisa menyewa satu kamar yang luas dengan 2 kasur. Peraturan di UK mengharuskan bagi couple yang memiliki anak untuk tinggal di rumah yang memang layak bagi anak. Jika ingin tinggal di sharing house, pastikan housemate nya berkenan jika memang ada anak kecil tinggal di dalam rumah. Pilihannya adalah sharing house dengan kamar yg besar atau tinggal di flat dengan 2 kamar. Kisaran harga flat 2 kamar adalah GBP 650-1200 di London. Untuk London, tempat yg paling diminati adalah Nansen Village, dengan harga GBP 800 per month. Silahkan dicek di website http://www.nansenvillage.co.uk/

d) Or moreee.. 😀 (pasangan dengan 2 atau lebih anak)
Bagi yang membawa 2 atau lebih anak, saran saya adalah menyewa flat/studio/bungalow dengan 2 kamar. Pilihan paling baik di London yg murah adalah Nansen Village (http://www.nansenvillage.co.uk/) . Tapi perlu dicatat bahwa waiting list Nansen Village sangat panjang, jadi jika berminat baiknya dibooking semenjak 1 tahun sebelumnya. Opsi lainnya jika memang tidak ada adalah, menyewa 2 kamar di sharing house atau tinggal di flat dengan 2 kamar. Kisaran harga dengan cara demikian di London adalah GBP 650-900.

Cara paling mudah adalah menghubungi teman yang sedang tinggal di UK untuk bantu mencari tahu akomodasi yang tersedia, atau membantu viewing. Selain itu, silahkan bergabung dengan FB PPI UK/London untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Kalau akhirnya belum menemukan tempat tinggal juga padahal sudah harus berangkat, saya menyarankan untuk tinggal sementara di Wisma Siswa Merdeka atau Wisma Indonesia, bisa dicek disini http://www.indonesianembassy.org.uk/education/education_wisma.html

4. WE NEED MONEY CHANGER
Sebelum akhirnya berangkat, pastikan kamu sudah menukarkan cukup uang ke dalam GBP (Great Britain Poundsterling), minimal untuk biaya hidup selama 1 bulan. Saran saya untuk mendapatkan kurs yang lebih bagus, lebih baik menukarkan uang ke money changer daripada ke bank 😀

Sebenarnya notes ini masih mau dilanjut untuk membahas sistem transportasi, daftar GP dan membuka rekening bank lokal di UK, tapi karena sudah kepanjangan baiknya saya pending hingga ke Bagian 3 untuk membahas hal apa saja yang harus dilakukan setibanya di UK. Semoga bermanfaat and welcome to UK ^_^

Update:
1) Per 6 April 2015 ini, persyaratan visa student UK ditambahkan dengan biaya Healthcare Charges sebesar GBP 150 per tahun.
2) Ada ketentuan baru untuk BRP (Biometric Residence Permit) dimana mahasiswa dan dependent nya akan diminta untuk datang ke branch post office tertentu untuk pengambilan sidik jari dan foto. Batas waktu BPR ini adalah 30 hari selambat-lambatnya sejak tanggal pertama qt sampai di UK. Keterangan lebih lanjut dapat dibacadisini.

Disclaimer:

Step by step persiapan keberangkatan ini berdasarkan pengalaman tahun 2011, 2013, November 2014 dan update per April 2015. Peraturan dan ketetapan UKBA bisa saja berubah sewaktu-waktu terkait prosedur dan biaya keberangkatan. Untuk update nya bisa dicek pada link yg sudah diberikan.

Penulis: Dewi Nur Aisyah, Epidemiology, University College London

Sequel tulisan ini akan membahas mengenai hal-hal apa saja yang harus dilakukan setibanya di UK, utamanya bagi student yang akan memulai studi S2 atau S3 nya.

1. Pahami sistem transportasi setempat
Secara general, cara berpergian di UK dapat dicek di website http://www.traveline.info/ (mencakup bus, train, coach, ferry dan underground). Bagi yang tinggal di outer London, masing2 kota memiliki sistem transportasinya sendiri, silahkan cek website kampus dimana info itu biasanya didapatkan. Khusus bagi London (karena saya tinggal disini), akan saya paparkan lebih detail mode of transportation nya.

Untuk merencanakan kita akan pergi dari satu titik ke titik yg lain, paling mudah menggunakan websitehttp://www.tfl.gov.uk di London. Website itu akan dengan detail memberikan arahan kemana kita harus berjalan, menuju halte/stasiun mana, naik apa, berapa lama perkiraan waktu yang dibutuhkan, dan pilihan transport nya. London terbagi menjadi zona 1-6, semakin ke central semakin mahal pula harga akomodasinya, dan univ-univ ternama lokasinya di central semua 😀 Untuk memahami peta transportasi London dapat di download disini. Berikut adalah beberapa mode of transportation di London.

a) Tube underground
Apa itu tube? Salah satu public transportation yang ramai digunakan di London adalah tube ini, sejenis kereta underground berkecepatan tinggi dan khusus beroperasi di kota London. Karena bernama underground, sudah pasti rutenya di bawah tanah. Ini dia penampakan luarnya.

tube luar

Disini waktu tunggu tube hanya berkisar 1-5 menit. Jadi ga ada kisahnya capek berdiri atau kepanasan untuk menunggu kereta datang. Ga ada ceritanya pula harus berjubel-jubelan di dalam. Kalau memang sedang peak-hour, jika orang-orang Inggris melihat kereta penuh, maka mereka akan prefer untuk menunggu kereta selanjutnya datang. Berikut penampilan di dalamnya.

tube dalam

b) Train Overground
Train overground adalah kereta atas tanah, layaknya KRL di Indonesia, tapi soal kenyamanan (kebetulan) masih jauh berbeda. Train ini menghubungkan dalam dan luar kota London. Jadi kalau kita ingin berpergian ke luar kota dari London menuju Birmingham, Oxford, Cambridge, Newcastle, dan luar kota lainnya, kita bisa menggunakan train overground. Cara paling mudah untuk mengecek jadwal kereta dan membandingkan harga adalah melalui website http://www.thetrainline.com. Ini contoh penampakan train overground nya.

train

c) Buses
Bus yang banyak beroperasi di London adalah double decker (salah satu trademark UK). Bus 2 tingkat ini mampu memiliki kapasitas ± 55 kursi dan 40 orang lebih untuk berdiri. Supir bus berada dalam sebuah “ruang kecil” tertutup rapat oleh kaca dan ber-AC, dengan tempat duduk yang nyaman disertai monitor CCTV. Ketika hendak turun kita tinggal menekan tombol STOP ketika bus yang kita naiki mendekati shelter yang dituju. Dan yang pasti, naik turun penumpang hanya dilakukan di shelter-shelter tujuan, penting bagi kita mengecek di shelter mana bus yang kita tuju akan berhenti (bisa dilihat dari tfl.gov.ok).

bus

d) Dockland Light Railway (DLR)
DLR adalah kereta otomatis yang tidak memiliki masinis atau supir. Kereta ini secara otomatis dan terjadwal berangkat menghubungkan station-station tertentu. Kereta ini berjalan layaknya trem atau metro di negara lain. Dibuka sejak tahun 1987, jalur DLR mencapai Stratford (utara London), Lewisham (selatan London), Tower Gateway (barat London), Bank dan City of London, serta Beckton, London City Airport dan Woolwich Arsenal di bagian timur London.

dlr

e) Oyster Card
Uniknya di London, seluruh sistem transportasinya terpusat, sehingga saat ini sudah tidak diperbolehkan lagi untuk membayar cash di dalam bus, semua terpusat dgn sistem OYSTER CARD. Saat pertama kali tiba di bandara London, segera pergi ke “London Travel Information Centres” yg jg berlokasi di London Heathrow dan Gatwick Airport untuk mendapatkan standard Oyster Card. Setelah mendapatkan Oyster Card jangan lupa men-top up sebagai bekal/ongkos perjalanan ke depan (saran penulis sebesar £10). Maximum charge oyster dalam satu hari saat kita berpergian di zona 1-4 adalah £8 sedangkan jika zona 1-6 adalah £8.8. Oyster card ini akan kita butuhkan saat keluar masuk station dan bus dengan cara men-tap sensor oyster card di gerbang masuk station atau pintu masuk bus (lihat gambar).

oyster card

f) 18+ Student Oyster Photocard
Segera setelah sampai di UK, segeralah mendaftar 18+ Student Oyster Photocard, dimana jika kita student berusia 18 tahun ke atas akan mendapatkan discount sebesar ±30% saat menggunakan oyster card. Caranya mudah:

1) Buka website ini
2) Buat akun dan isi form aplikasi
3) Pembayaran dilakukan menggunakan debit/credit card (saran saya minta tolong kpd teman yg sudah memiliki akun bank di London untuk membantu pembayaran sebesar £10)
4) Submit aplikasi dan menunggu verifikasi dari kampus
5) Setelah terverifikasi maka oyster akan dikirim ke alamat rumah kita
6) Proses ini memakan waktu kurang lebih 1-2 minggu
7) Selama proses pembuatan 18+ oyster card, kita menggunakan standard oyster card yg kita miliki terlebih dahulu

Setelah mendapatkan 18+ student oyster card, saran saya adalah membeli oyster card bulanan sesuai jarak antara zona tempat kita tinggal dengan kampus. Sebagai contoh, saat ini saya tinggal di Tottenham (zona 3 London), maka saya akan membeli monthly travel card seharga £101 per bulan (zona 1-3 dengan discount dari harga £144.8 jika tidak menggunakan oyster 18+). Tabel harga 18+ student oyster card bisa dicek disini.

2. Confirm student enrolment
Jangan lupa setelah kita memasuki tanggal memulai perkuliahan sebagaimana tertera pada CAS dan LoA kita, kita harus datang ke student center kampus dan menyatakan bahwa kita sudah officially enrolled. Biasanya pihak kampus akan meng-update status kemahasiswaan kita menjadi “enrolled” dan kita juga mendapat print atau surat bukti bahwa kita telah resmi memulai studi. Proses selanjutnya adalah membuat kartu mahasiswa dimana kita biasanya akan diarahkan menuju ruangan tertentu untuk pengambilan foto lalu dalam waktu 10-15 menit, kartu mahasiswa kita sudah jadi, yg dapat memberikan akses ke gedung2 dalam lingkungan universitas.

3. Membuka rekening bank lokal
Surat official enrolment tadi akan berguna saat kita ingin membuka rekening bank di UK. Bank yang biasanya digunakan adalah Llyods, Barclays, Natwest, dan Santander. Perbandingan antar bank bisa dilihat di table ini. Penulis sendiri menggunakan Llyods dan tidak pernah bermasalah dengan pengiriman dan penerimaan uang beasiswa. Dokumen yang diperlukan untuk membuka rekening bank adalah: passport dan valid visa, proof of address yang bisa didapatkan dari surat official enrolment, dan student ID Card (khusus jika membuka di Santander). Cara mendaftar:

1) cari lokasi branch dari bank yang kita pilih
2) bisa membuat appointment terlebih dahulu via telp
3) datang dgn membawa dokumen2 yg diperlukan
4) mengisi form online bersama CS
5) pada hari itu juga detail akun bank lokal di London sudah bisa didapatkan

4. Mendaftar GP (NHS)
Hal yang tidak kalah pentingnya adalah mendaftar GP (General Practitioner) di UK. Sistem kesehatan di UK mewajibkan semua warga nya untuk terdaftar di lokal GP mereka (semacam dokter klinik), biasanya lokasinya yang dekat dengan rumah tempat tinggal kita. Step-step nya adalah:

a) Untuk mengetahui GP mana saja yang dekat dgn tempat tinggal qt bisa dicek di http://www.nhs.uk/Service-Search/GP/LocationSearch/4. Di web itu kita bisa menilai GP mana yang kira2 baik pelayanannya, detail GP, jumlah dokter, jam pelayanan, services provided, dsb.
b) Segera setelah kita menentukan GP yang kita sukai, datanglah di jam pelayanan sesuai informasi yang ada pada website
c) Dokumen yang diperlukan:
• Passport dan valid visa
• Proof of address (dapat menggunakan surat keterangan dari kampus atau bill listrik rumah)
d) Saat tiba di GP, biasanya kita diminta untuk mengisi form ini.
e) Sertakan form, passport dan proof of address untuk kemudian dicek oleh petugas administrasi setempat
f) Setelah semua oke, biasanya kita akan dibuatkan jadwal untuk bertemu dokter/nurse untuk mengecek data kesehatan update kita serta mengkonfirmasi beberapa hal detail mengenai kesehatan
g) Silahkan datang kembali ke GP sesuai tanggal dan jam appointment yang telah dibuat
h) Nurse akan memeriksa tinggi badan, berat badan, mengecek riwayat penyakit dsb
i) Setelah semua proses selesai, butuh waktu kurang lebih 1 minggu agar kita teregistrasi di lokal GP yg kita pilih. Artinya kita sudah bisa datang berobat atau konsultasi jika ada masalah kesehatan yang kita miliki
j) Terakhir, butuh waktu sekitar 2-3 minggu hingga kartu NHS kita dikirim via pos ke rumah

Demikian detail things to do yg harus dilakukan setelah sampai di UK. Semoga bermanfaat ^_^

Farr Institiute,
Right after the Easter break 2015
8 April 2015, pukul 14.53

sumber: https://dewinaisyah.wordpress.com/

First Moment in London

Penulis: Dewi Nur Aisyah, Epidemology – University College London

Jika 2011 lalu saya menjalani hari di London bersama suami, tahun 2014 ini ada tiga pasang kaki yang menjejakkan langkah ke kota megah ini. Yups, saya membawa sang buahhati yang saat ini berusia 2 tahun untuk menemani studi PhD saya di University College London. Tentu saja persiapan dan tantangan kali ini berbeda dengan kaum single atau couple, karena ada variable lain yang tidak kalah penting harus dimasukkan ke dalam list things to do harian kami. Beberapa challenge for being a student parent, adalah:

  • Adaptasianakdenganlingkungan London

Saat kita membawa anak dari Negara tropis seperti Indonesia, tentu saja akan ada tantangan penyesuaian suhu dari panas ke dingin, terutama yang dating saat autumn (September) dan winter (Desember). Amazingnya adalah, ternyata di luar kekhawatiran saya, anak akan dengan sangat cepat beradaptasi dengan lingkungannya. Kasus anak saya, dulu saat pertama kali dating ke London, minimal saya pasti terkena flu atau hidung meler, ajaibnya anak saya sama sekali tidak merasakan demikian. Bahkan tidur pun ia tidak mau menggunakan selimut 😀

winter-girl

Source: http://www.popsugar.com/moms/Winter-Outdoor-Activities-Kids-33243553#photo-33243553

Tips: Sesampainya di London, langsunglah meluncur menuju tempat pakaian anak-anak, siapkan pakaian winter terutama jaket, topi, sepatu dan mitten (kalau perlu winter pajamas). Perlengkapan ini akan sangat membantu saat suhu drop hingga minus sekian derajat celcius. Kalau bias sebelum berangkat ke UK, persiapkan amunisi seperti minyak telon/kayu putih, obat flu dan batuk anak.

  • Pahami sistem pendidikan anak di UK

Hitung dengan cermat usia anak saat tiba di UK. Sistem pendidikan di UK sudah terbuka bagi anak usia 3 tahun untuk mengikuti nursery, dilanjutkan dengan reception pada usia 4-5 tahun. Pendidikan full time student mulai berlaku sejak anak berusia 5 tahun, mengikuti program year 1 and year 2 yang dikenal dengan tahapan infant school. Key stage selanjutnya adalah year 3 up to 6 yang dikenal dengan primary or junior school. Secondary school dimulai sejak year 7 up to 11 saat anak berusia 11 s.d 16/18 tahun.Biaya pendidikan di UK s.d secondary school adalah gratis.

nursery

Source: http://www.thorntoncollege.com/default.aspx?id=513

Tips: Jika kita sudah mengetahui lokasi tempat tinggal kita menetap, maka langsung cari sekolah terdekat dari rumah. Biasanya pendaftaran sekolah di government school selalu penuh, sehingga disarankan untuk booking your place as early as possible. Ketentuan dan persyaratan yang dibutuhkan akan bergantung di sekolah masing-masing.

  • Catch up program kesehatan

Jangan lupa untuk membawa rekam jejak kesehatan anak kita selama di Indonesia, kalau di UK biasa menggunakan istilah “red book”. Segera setelah mendaftar ke GP, periksa kembali catatan imunisasi yang sudah kita berikan selama di Indonesia. Local nurse/doctor di GP akan member arahan jika memang ada program vaksinasi UK yang terlewatkan dan dapat di catch up. Perlu dicatat bahwa skema imunisasi UK dan Indonesia berbeda, pun cakupan penyakit yang ditanggung biayanya.

red-book

Source: https://www.etsy.com

  • Manajemen diri antara studi dan keluarga

Ini adalah point terpenting dari segala challenges as a student parent: membagi waktu antara urusan studi dengan keluarga. Tantangan terbesarnya adalah saat kita memiliki balita atau batita, karena di saat itulah merekame merlukan perhatian yang luar biasa besarnya dari orang tua.

Source: http://edu-nova.com/lp.html

Tips:

1. Manajemen peran

Manajemen peran di sini adalah kita harus dapat memposisikan diri untuk FOKUS mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan studi saat di kampus, dan FOKUS mengerjakan pekerjaan rumah tangga sebagai istri dan ibu saat di rumah. Saya pribadi memaksimalkan 4 hari di kampus selama seminggu untuk menunaikan kewajiban 35 hours per week masa belajar full time PhD student. At least I have one day off on weekday every week to spend with my daughter. Biasakan tidak membawa kerjaan kampus untuk di selesaikan di rumah. Segera setelah sampai di rumah, baiknya tidak langsung istirahat, tapi biasakan dengan mengerjakan housework seperti mencuci baju, memasak, dll.

2. Tertib berbelanja dan buatlah schedule masak

Untuk memaksimalkan waktu yang relative lebih padat, saya biasakan untuk berbelanja makanan 2 minggu sekali via delivery (lagi-lagi menghemat tenaga untuk tidak berbelanja di luar sekaligus suka mendapat promo-promo potonganharga dan terhindar dari membeli barang-barang yang tidak diperlukan). Saya biasakan menyusun menu makanan untuk 2 minggu kedepan, me-list ingredient yang dibutuhkan,  dan biasanya kuantitas sekali masak cuku puntuk 2 hari ke depan. Jadisayahanyacukupmemasaksekitar 3-4 kali per minggunya.

3. Berbagi peran dengan pasangan

Ini adalah point penting dalam kehidupan rumah tangga: KERJA SAMA. Saya beruntung memiliki suami yang bersedia menghabiskan waktunya untuk menjaga sang buah hati saat saya pergi ke kampus. Jika suami dan istri sama-sama sedang menempuh studi, bagilah peran dan kesempatan untuk sama-sama mengisi waktu antara studi dan menjaga buahhati. Insya Allah dengan komitmen yang sama, akan tercipta harmoni kerja keras dan buah kesuksesan di penghujung ikhtiar.

4. Luangkan waktu untuk pengajaran dan have fun!

Salah satu peran sebagai orang tua yang tidak boleh dilupakan adalah pendidikan anak, terutama pendidikan agama. Pendidikan agama di UK tentu tidak semudah mendapatkan seperti di Indonesia, peran orang tualah yang besar disana. Saya membiasakan meluangkan waktu 10-15 menit khusus untuk hafalan qur’an dan 1 jam untuk pengajaran yang lain (learning English, number, alphabet, Arabic letters, dll). Pilah dan pilih apps serta video yang ada di tablet anak sehingga memudahkannya untuk belajar sambil bermain.Tidak lupa sediakan alat-alat bermain kreativitas yang dapat memacu motorik sang anak (play dooh, lego, puzzle, dll). Luangkan waktu untuk menemani anak bermain atau sekedar mengobrol untuk mengetahui aktivitas hariannya.

Demikian sharing singkat dari saya, semoga bermanfaat!

Komunitas di London

Penulis : Erlangga Hendratono, Public International Law – City University London

IMG_1279IMG_1385

Dari berbagai komunitas Indonesia yang telah ditemui, bisa diambil suatu kesimpulan bahwa komunitas Indonesia di London sangat beragam. Beberapa bulan yang lalu kami menemui beberapa teman-teman dari INDUK (Indonesian Networking and Development in United Kingdom), diantaranya Mba Siti, selaku Dewan Penasehat INDUK, Mba Tuti, selaku ketua INDUK, dan anggota-anggota lainnya.

Di dalam kesempatan tersebut, kami tukar-menukar informasi mengenai organisasi dan kegiatan masing-masing. Ternyata, INDUK merupakan perkumpulan tenaga kerja Indonesia di London dan sekitarnya. Kelompok ini merupakan kelanjutan dari kelas pelatihan dan keterampilan yang diadakan oleh KBRI London beberapa tahun sebelumnya. Untuk terus meningkatkan solidaritas anggota-anggota, INDUK selalu melakukan pertemuan tiap minggunya antar sesama tenaga kerja Indonesia, baik itu sekedar untuk berbincang-bincang ataupun makan bersama. Selain itu, INDUK juga mengadakan kegiatan rutin minggu ke-3 tiap bulan yang biasanya berupa seminar ataupun workshop yang diisi oleh pembicara eksternal di KBRI London.

Pada tanggal 22 Maret 2015, PPI London mendapat kesempatan mengisi acara untuk INDUK dengan mengadakan seminar. Seminar ini merupakan wujud kolaborasi PPI London dengan komunitas INDUK untuk bisa bersinergi. Disamping itu, acara ini dirasa sangat bermanfaat karena akan memberikan ilmu bagi teman-teman INDUK dan juga memberikan platform bagi pelajar-pelajar Indonesia di London untuk mengekspresikan penelitian mereka ke khayalak publik.

Seminar ini direncanakan bertema kesehatan. Seminar pertama akan mempresentasikan materi mengenai kesehatan kandungan yang diisi oleh Razmaeda Sarastry, sedangkan seminar kedua akan mempresentasikan materi mengenai kesehatan mental yang diisi oleh Restu Tri Handoyo. Selain kedua topik sangat vital untuk diketahui, topik-topik tersebut pun merupakan preferensi dari teman-teman INDUK sendiri yang mayoritas perempuan. Atas inisiatif PPI London dan INDUK, dengan mempertimbangkan pentingnya kedua topik tersebut dan rasa kebersamaan, kami berencana untuk membuat acara ini untk umum. Untuk tau lebih lanjut cara pendaftarannya di seminar ini, pantau terus ya website dan ikuti terus update PPI London di berbagai media sosial.

Kegiatan PPI London

 

Penulis: Alfa Ismaya, International Business Administration – Hult Int’l Business School

1977346_1535811406698342_1473036497831630385_n16768_1535811180031698_7373947135764635875_n

Malam Keakraban atau yang sering dikenal dengan Makrab diadakan setiap tahun ajaran baru (Januari dan September) di London. Makrab yang diselengarakan pada tanggal 31 Januari 2015 kali initampak berbeda karena diadakan oleh PPI London periode 2014/2015 dan merupakan acara pertama mereka pada tahun ini.

Acara yang diadakan di KBRI sangat meriah dan ramai. Teman-teman yang datang pada tahun ajaran baru maupun yang sudah lama pun hadir untuk memeriahkan Makrab 2015. Terdapat photo booth yang mengundang teman-teman semua untuk berpartisipasi dan mengambil foto-foto bersama teman-teman. Acara pun diisi oleh perwakilan perwakilan dari student di London untuk berbagi pengalaman mereka seputar kehidupan di London. Ada pula games-games seru yang membuat kita mengenal satu sama lain dan entertainment dari salah satu pelajar yang jauh-jauh dating dari Oxford.

Pada momen Makrab juga disisipkan momen perkenalan oleh anggota PPI London dan paparan program kerja pengurus selama setahun. Tak lupa, launching WeMember oleh tim Wirausaha PPI London 2014/2015, kartu potongan harga yang disediakan untuk teman-teman yang sudah mengisi atau mengupdate database agar mendapat diskon di beberapa rumah makan Indonesia yang berada di London. Ada pula launching website official PPI London – www.ppilondon.org – yang diperkenalkan oleh timHumas PPI London 2014/2015. Website ini bertujuan untuk memperkenalkan keluarga baru PPI London 2014/2015 dan sebagai ladang informasi untuk teman-teman semua baik yang di UK, luar negri, maupun Indonesia. Pasti untuk teman-teman semua sering ditanya pertanyaan umum : jika ingin mengetahui cara-cara mendapat beasiswa bagaimana, tinggal dimana, biaya hidup berapa dan lain sebagainya. Sekarang, semua informasi seputar pertanyaan tersebut dapat diketahui dengan mengklik www.ppilondon.org. Sampai jumpa di Makrab selanjutnya! 🙂

 

 

Kuliner London

 

 

Penulis: Michelle Ariella, International fashion Marketing – Coventry University London Campus International

Monocle Cafe 1

Tapped _ Packed No.193 2

Apakah anda penggemar kopi? Dan sedang mencari dimana Coffee shop terbaik dan paling terkenal di London? Disini, kami akan membahas tentang coffee shop di London. Dan tentunya ini bisa menjadi referensi tempat untuk kalian melepas lelah dan sekedar  berkumpul bersama sahabat.

Kalau sedang berjalan di kota London, di setiap pojok jalanan pasti kalian dapat menemukan atau melewati berbagai macam coffee shop local. Saat ini, kopi tidak hanya dinikmati untuk menghilangkan kantuk atau sebagai penyemangat hari anda. Namun, kopi juga sudah menjadi gaya hidup dikalangan masyarakat, terutama anak-anak muda. Dan berbagai macam coffee shop pun melakukan banyak improvisasi dalam menjual kopi. Disamping dinikmati dengan air hangat dalam cangkir, kini banyak varian kopi yang bisa anda nikmati. Seperti contohnya dalam bentuk bubble tea, ice cream, sorbet dan lain lain.

Desain dan suasana di dalam coffee shop pun banyak dirombak mengikuti perkembangan zaman. Ada pula yang masih mempertahankan ke-aslian dari suasana coffee shop di masa lalu, namun tetap dapat memperhatikan nilai jual dan estetika sehingga bisa menarik banyak pengunjung. Berikut ini adalah rekomendasi tempat ngopi terbaik dan menjadi favorit banyak orang di London.

  • Monmouth, 27 Monmouth Street Covent Garden, London
  • Tap Coffee, 114 Tottenham Court Road
  • Kaffeine, 66 Great Titchfield Street London
  • Monocle Café, 18 Chiltern Street, London
  • Soho Grind, 19 Beak Street, London
  • Bricklane Coffee, 157 Brick Lane London
  • Speakeasy Coffee, 3 Lowndes Court London

Selamat mencoba!